Ini Skema Gaji PPPK beserta Tunjangan dan Jaminannya.

berapa gaji pppk

Jakarta (04/01/2019). Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dalam waktu dekat akan melakukan rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi masyarakat umum, baik yang sudah terdaftar sebagai pegawai honorer di instansi pemerintah maupun yang belum sama sekali selama memenuhi persyaratan administrasi sebagaimana yang telah ditentukan dalam pasal 16 Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018.

Lalu berapa gaji PPPK serta apa saja fasilitas dan tunjungan yang akan diterimanya? Pada Bab V pasal 38 Peraturan Pemerintah dimaksud dijelaskan:

  1. PPPK diberi gaji dan tunjangan.
  2. Gaji dan tunjangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil.

Hal ini ditegaskan lagi dalam pasal 100 yang menyebutkan: “Pada saat Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku, apabila ketentuan mengenai Gaji dan Tunjangan belum ditetapkan, PPPK diberikan gaji dan tunjangan sesuai dengan ketentuan gaji dan tunjangan PNS yang besarannya diatur dengan Peraturan Presiden”.

Berikut skema gaji dan tunjangan yang diterima oleh seorang Pegawai Negeri Sipil.

Gaji Pokok

Jika Anda berencana masuk dengan menggunakan ijasah S 1, maka gaji pokok Anda nanti akan dimulai dari Golongan III/a dengan masa kerja 0 tahun.

Tunjangan Kinerja

Tunjangan kinerja merupakan penghasilan tambahan yang diberikan kepada PNS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuannya adalah sebagai penunjang pendapatan PNS sekaligus sebagai kompensasi jasa atas kinerja yang maksimal. Sehingga biasanya jika Anda terlambat masuk kerja misalnya, maka Anda akan dikenakan potongan sebanyak sekian persen dari total Tunjangan Kinerja.

Besaran tunjangan kinerja atau yang biasa disebut dengan istilah remunerasi nilainya bervariasi menyesuaikan jabatan dan golongan dan intansinya. Saat ini tunjangan kinerja tertinggi ada pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Tunjangan kinerja terendah yang diperoleh Pegawai Ditjen Pajak untuk pegawai yang masuk dengan ijasah S 1 dengan masa kerja 0 tahun adalah sebesar Rp 8.457.500,-. Untuk mengetahui besaran tunjangan remunerasi di instansi yang akan lamar, silahkan search di Google.

Tunjangan Anak dan Isteri

PNS yang telah menikah dan mempunyai anak akan mendapatkan tambahan tunjangan lagi berupa tunjangan istri dan tunjangan anak sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Peraturan Pemerintah nomor 7 Tahun 1977 dengan perhitungan sebagai berikut:

Tunjangan Istri = 10% x Gaji Pokok
Tunjangan Anak = 2% x Gaji Pokok (diberikan paling banyak untuk 3 orang anak)

Tunjangan anak tersebut juga berlaku untuk anak angkat dan anak tiri yang belum berumur 21 tahun atau belum menikah.

Tunjangan Uang Makan

Tunjangan uang makan ini dihitung berdasarkan golongan dan juga berdasarkan total hari masuk kerja dalam satu bulan. Besaran ini selalu mengalami kenaikan akan tetapi tidak reguler. Kenaikan terakhir terjadi pada tahun 2018 sebesar Rp.5000,- . Hari kerja dalam satu bulan rata-rata 22 hari, jadi jika dikalikan Uang Makan perhari untuk golongan III/a adalah sebesar Rp.814.000,-

gaji pns 2019

Sebenarnya masih ada lagi tunjangan lainnya seperti tunjangan beras, tunjangan uang lembur, tunjangan dalam bentuk perjalanan dinas, tunjangan jabatan, tunjangan pengelola keuangan dan masih banyak lainnya sesuai peraturan yang berlaku. Namun dari 3 jenis tunjangan yang sudah saya sebutkan di atas, jika kita ambil simulasi seorang pegawai Ditjen Pajak dengan ijasah S 1 dengan masa kerja 0 tahun, maka kurang lebih take home pay minimal perbulannya adalah sebagai berikut:

  1. Gaji Pokok Rp.2.456.700,-
  2. Remunerasi Rp 8.457.500,-
  3. Uang Makan Rp.814.000,-

Artinya, seorang PNS pada Ditjen Pajak di bulan pertamanya bekerja ia akan menerima gaji sebesar Rp.11.728.200,-. Wow, angka yang fantastis untuk seseorang yang baru saja bekerja.

Bagi yang share informasi ini, saya berdoa semoga semua hajat Anda dikabulkan Tuhan Allah swt. Amin 🙂

Tagged , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.